FAQ Percetakan Merchandise, Souvenir & Akrilik Custom Jakarta
Halaman FAQ percetakan ini berisi kumpulan pertanyaan yang paling sering diajukan seputar percetakan merchandise, souvenir, dan produk akrilik custom di Jakarta. Seluruh jawaban disusun berdasarkan praktik umum industri percetakan agar membantu Anda memahami proses sebelum memesan produk untuk kebutuhan bisnis, event, maupun promosi brand.
Merchandise perusahaan adalah barang atau produk yang dirancang untuk mempromosikan identitas suatu perusahaan, sering kali mencantumkan logo atau nama brand, dengan tujuan meningkatkan visibilitas merek di pasar dan memperkuat hubungan dengan konsumen atau audiens. Merchandise sering digunakan dalam kegiatan pemasaran atau sebagai alat promosi.
Merchandise mencakup berbagai barang yang dibuat dengan logo, nama, atau pesan perusahaan untuk promosi. Contoh umum termasuk pakaian (kaos, jaket), aksesori (topi, gantungan kunci), peralatan minum (mug, botol), alat tulis (pulpen, buku catatan), dan produk rumah tangga (kalender, jam dinding).
Barang merchandise bisa berupa banyak item yang digunakan sehari-hari atau dibagikan sebagai promosi, seperti:
• Kaos dengan logo
• Topi bermerek
• Mug atau tumbler
• Tote bag
• Pulpen dan buku catatan
• Kalender
• Gantungan kunci
• Sticker atau pin custom
Semua ini bisa dibentuk ulang untuk menampilkan identitas brand.
Contoh merchandise yang sering dipakai dalam pemasaran brand antara lain: kaos, topi, totebag, mug, gelas, pulpen bermerek, buku agenda, pin, lanyard, stiker, dan payung promosi. Barang-barang ini dapat disesuaikan dengan logo perusahaan atau event tertentu.
Ya. Baju seperti kaos, polo, hoodie, atau apparel lain dengan logo atau desain brand termasuk merchandise, terutama bila digunakan untuk promosi, event, atau memperkuat identitas perusahaan di hadapan audiens.
Merchandise bisa gratis atau berbayar tergantung konteks. Sebagai produk promosi, perusahaan sering memberikannya gratis pada acara atau kampanye marketing (mis. trade show); tetapi merchandise yang dirancang juga dapat dijual sebagai produk komersial tergantung strategi brand.
Merchandise dapat dijual atau didistribusikan gratis. Banyak perusahaan menjual item merchandise bermerek di toko resmi atau ecommerce untuk penggemar, sementara di event atau kampanye pemasaran sering kali dibagikan tanpa biaya sebagai alat promosi.
Media promosi merchandise mencakup semua barang yang memuat logo, nama, atau pesan brand dan digunakan dalam pemasaran, seperti kaos, mug, pulpen, tote bag, payung, kalender, lanyard, atau pin. Barang-barang ini berfungsi sebagai media yang membawa pesan brand ke audiens lebih luas.
Dalam konteks strategi pemasaran, merchandising mencakup kegiatan pengadaan dan penanganan barang merchandise untuk mendukung promosi brand, termasuk desain, produksi, dan distribusi barang-barang promosi seperti apparel, alat tulis, aksesori, dan item fungsional yang disesuaikan.
Secara umum:
- Souvenir lebih fokus sebagai kenang-kenangan dari acara atau pengalaman tertentu, sering bersifat personal atau eksklusif.
- Merchandise cenderung dipakai sebagai alat promosi untuk brand, organisasi, atau pemasaran, dengan tujuan memperluas visibilitas brand.
Souvenir bisa jadi merchandise jika dipakai untuk promosi, tetapi tidak semua souvenir bertujuan pemasaran.
Secara umum, souvenir dan cinderamata sering dipakai bergantian dan keduanya merujuk pada benda kenang-kenangan dari suatu acara atau pengalaman. Dalam praktik sehari-hari di Indonesia, kedua istilah ini tidak memiliki perbedaan makna yang substansial; keduanya berarti barang yang diberikan sebagai kenang-kenangan atau hadiah untuk memperingati suatu acara atau hubungan.
Ya. Dalam konteks bahasa Indonesia, souvenir dan cinderamata merujuk pada konsep yang sama sebagai barang kenang-kenangan dari suatu acara, kegiatan, wisata, atau pengalaman tertentu. Perbedaannya lebih pada kata yang digunakan, bukan makna dasar barangnya.
Gift souvenir adalah istilah yang merujuk pada souvenir yang diberikan sebagai hadiah atau kenang-kenangan, sering kali pada momen spesial seperti pernikahan, ulang tahun, seminar, atau acara perusahaan. Gift souvenir biasanya dikemas rapi dan dibuat untuk mencerminkan tema acara atau nilai organisasi.
Ya. Suvenir sering digunakan sebagai hadiah, terutama dalam konteks acara seperti ulang tahun, pernikahan, seminar, atau event perusahaan. Suvenir yang diberikan dalam bentuk hadiah sering kali didesain khusus sehingga mencerminkan acara atau hubungan dengan penerima.
Bentuk cinderamata dapat sangat beragam dan tergantung pada konteks acara, tetapi bentuk yang umum mencakup barang-barang kecil yang bernilai fungsional atau kenangan seperti gantungan kunci, mug, pulpen, tote bag, pin, stiker, dan barang bergambar/logo acara. Semuanya dirancang untuk memberi kenangan visual atau praktis dari suatu pengalaman.
Plakat cinderamata adalah bentuk cinderamata yang berupa plakat, biasanya terbuat dari akrilik, kayu, logam, atau bahan campuran yang diberikan sebagai kenang-kenangan, penghargaan, atau simbol apresiasi pada suatu acara atau pihak tertentu. Plakat ini sering dicetak atau diukir dengan logo, teks, atau tanggal acara.
Memulai usaha souvenir umumnya melibatkan langkah-langkah berikut:
- Tentukan niche produk (misalnya souvenir event, korporat, wisata).
- Tentukan target pasar dan kebutuhan klien.
- Riset bahan dan produsen yang andal.
- Bangun contoh produk untuk display/portofolio.
- Buat strategi pemasaran (media sosial, marketplace, website).
- Kelola proses produksi dan distribusi.
Langkah-langkah ini membantu memastikan usaha souvenir berjalan terstruktur.
Langkah awal biasanya:
- Tentukan tujuan pembuatan (acara, event, promosi).
- Pilih jenis souvenir yang tepat untuk audiens.
- Kumpulkan desain/logo/tema yang akan dicetak.
Ini membantu memastikan produk yang dihasilkan sesuai kebutuhan.
Langkah pertama adalah:
Menentukan konsep dan tujuan desain, termasuk target pasar, fungsi merchandise, dan gaya visual. Kemudian lanjut ke pengumpulan asset desain seperti logo, warna brand, dan pesan yang ingin disampaikan melalui merchandise.
Bisnis printing bisa menguntungkan, tergantung beberapa faktor seperti:
- Permintaan pasar terhadap produk cetak (merchandise, souvenir, signage).
- Efisiensi operasional (biaya bahan & mesin).
- Strategi harga dan pemasaran.
Dalam banyak kasus, bisnis printing berkontribusi signifikan bagi usaha promosi atau kebutuhan identitas visual organisasi, karena produk cetak tetap dibutuhkan di berbagai sektor.
Ya. Layanan print on demand (POD) tersedia di Indonesia melalui penyedia yang menawarkan cetak barang sesuai pesanan tanpa harus mencetak dalam jumlah besar terlebih dahulu. Konsep POD adalah proses pencetakan yang dilakukan langsung berdasarkan permintaan pelanggan, sehingga meminimalkan stok dan inventaris besar.
Percetakan modern bisa mencetak berbagai produk, termasuk bahan kertas (brosur, kartu nama, poster), kain dan tekstil (kaos, tote bag), merchandise seperti mug, tumbler, stiker, ID card, serta material promosi lain beragam ukuran. Teknologi digital memungkinkan pencetakan langsung dari file digital ke banyak media berbeda.
Harga merchandise bervariasi tergantung jenis produk, material, teknik cetak, jumlah pemesanan, dan kompleksitas desain. Tidak ada standar harga tunggal, tetapi harga bisa berbeda antar percetakan dan jenis barang (mis. kaos custom vs mug). Penawaran resmi biasanya harus diminta langsung dari penyedia jasa untuk akurasi.
Mug custom adalah produk mug (cangkir) yang dicetak atau dihias sesuai desain pilihan pelanggan, seperti logo, foto, atau teks khusus. Mug custom sering digunakan sebagai souvenir, hadiah, atau merchandise promosi karena fleksibilitas desain dan fungsi yang praktis.
Waktu pengerjaan mug custom tergantung pada jumlah pesanan, jenis mug, dan metode cetak yang digunakan. Banyak percetakan menyelesaikan produksi mug custom dalam 1-5 hari kerja, tergantung jumlah unit dan kebutuhan finishing tertentu.
Durasi pembuatan plakat khusus bervariasi tergantung desain, bahan, jumlah, dan tingkat detail. Plakat dengan elemen ukiran, laser cutting, atau material campuran biasanya memerlukan waktu yang lebih panjang daripada plakat yang sederhana. Estimasi harus dicek langsung ke penyedia jasa untuk akurasi yang spesifik, tidak ada standar waktu tunggal.
Dalam konteks percetakan tradisional dan modern, terdapat beberapa kategori teknik:
- Offset Printing: cetak massal dengan plat cetak.
- Digital Printing: cetak langsung dari file digital tanpa plat.
- Screen Printing: sablon dengan stensil ke media.
- Flexo: cetak roll media seperti kemasan plastik.
- Rotogravure: cetak pakai silinder khusus untuk media tertentu.
Ini adalah kelompok teknik yang umum dikenal di dunia industri cetak.
Screen printing adalah teknik cetak di mana tinta ditekan melalui screen (layar berlubang) ke media cetak. Teknik ini sering digunakan untuk mencetak desain pada kaos, tas, kertas, dan media lain karena hasilnya kuat dan tahan lama.
Digital printing adalah metode pencetakan modern yang mentransfer gambar digital langsung ke media tanpa plat cetak, sehingga memungkinkan cetak satuan atau jumlah kecil dengan lebih cepat, fleksibel, dan efisien. Teknik ini sering dipakai untuk banner, kaos, mug, tote bag, dan berbagai produk kustom.
Dalam dunia percetakan pakaian, mencetak gambar langsung pada kain biasa disebut Direct-to-Garment (DTG) printing atau printing digital langsung ke kain. Ini adalah metode printing yang menempatkan tinta langsung dari printer ke permukaan pakaian seperti kaos, menghasilkan hasil detail dan warna yang tajam tanpa perlu screen printing manual.
Banyak format file yang bisa dicetak di percetakan profesional, termasuk:
• PDF
• JPEG & PNG
• AI (Adobe Illustrator)
• CDR (CorelDRAW)
• PSD (Adobe Photoshop)
• EPS
Format ini diterima oleh percetakan digital asalkan file resolusi tinggi dan siap cetak.
Format yang sangat disarankan untuk hasil cetak optimal:
• PDF: paling stabil dan akurat untuk cetak (tidak berubah saat dipindah perangkat).
• TIFF: kualitas tertinggi untuk gambar foto.
• AI / EPS / CDR: ideal untuk logo dan desain vektor tanpa pecah.
• PNG / JPEG: cocok untuk gambar raster, asalkan resolusi tinggi (300 dpi atau lebih).
Secara umum, PDF adalah format paling disukai dalam percetakan karena:
• menjaga konsistensi tata letak & warna
• kompatibel dengan banyak mesin cetak
• dapat menyimpan elemen vektor dan raster sekaligus
Selain itu, file AI/EPS bagus untuk desain vektor, dan PNG/JPEG bisa dipakai jika resolusi dan warna sudah tepat.
Format yang umum dipakai untuk spanduk:
• PDF: sangat direkomendasikan karena menjaga kualitas dan ukuran gambar.
• AI / CDR: vektor yang bisa diperbesar tanpa pecah.
• PSD: cocok untuk desain kompleks.
• JPEG / PNG: bisa dipakai sebagai cadangan dengan resolusi besar.
Waktu produksi kemasan (seperti box, paper bag, label) tergantung pada jumlah pesanan, kompleksitas desain, dan metode cetak. Umumnya di percetakan digital bisa selesai 1-3 hari kerja untuk pesanan kecil hingga menengah, tetapi untuk pesanan besar bisa lebih lama tergantung kapasitas kerja vendor. Estimasi pasti sebaiknya ditanyakan langsung ke penyedia jasa. (standar industri percetakan umum)
Harga akrilik per lembar sangat bervariasi tergantung ketebalan, ukuran, dan jenis finishing. Di pasaran Indonesia, plakat akrilik sederhana bisa berkisar ± Rp50.000 - Rp150.000 per unit untuk ukuran kecil, sementara desain lebih kompleks bisa lebih tinggi.
Harga akrilik berdasarkan ukuran panjang (per meter) juga bergantung ketebalan dan kualitas bahan. Tidak ada standar tetap karena supplier berbeda bisa menetapkan harga berbeda, tetapi sebagai gambaran, akrilik yang dijadikan plakat atau display biasanya dihitung per unit atau berdasarkan ukuran area. Negosiasi dengan vendor akan memberi angka detail yang akurat.
Harga papan akrilik (untuk display atau signage) mengikuti ukuran dan ketebalan. Secara umum, papan akrilik bisa dijual dari puluhan ribu hingga ratusan ribu rupiah per lembar, tergantung ukuran, ketebalan, dan finishing. Sebagai tolok ukur, plakat akrilik kecil mulai ± Rp50.000 - Rp150.000.
Harga huruf acrylic custom biasanya dipengaruhi oleh ketebalan bahan, ukuran huruf, dan teknik produksi (cutting, finishing). Harga sering dihitung per cm atau per huruf, tetapi rata-rata di pasar bisa Rp3.000 - Rp10.000 per cm atau lebih tergantung kompleksitas. Harga sebenarnya harus ditanyakan langsung ke vendor untuk akurasi.
Beberapa faktor yang membuat harga akrilik tampak lebih tinggi:
• Bahan akrilik sendiri lebih mahal daripada plastik lain.
• Proses produksi (laser cutting, engraving, UV printing) memerlukan mesin khusus.
• Finishing yang presisi (seperti polishing tepi, grafir, kombinasi bahan).
• Ketahanan dan kejernihan yang tinggi menjadikan akrilik premium dibanding berbahan lain seperti PVC.
Waktu pembuatan plakat akrilik tergantung pada desain dan metode produksi, tetapi secara umum pembuatan bisa 1-3 hari kerja untuk plakat standar, dan bisa lebih lama jika desain kompleks atau pesanan volume besar. Estimasi final sebaiknya dikomunikasikan langsung dengan pihak percetakan. (standar industri akrilik)

